UAI Tuban Sosialisasikan Program Satu Desa Dua Sarjana di Kecamatan Parengan bersama Kegiatan Konferensi Dinas Kepala Desa

·

·

Tuban, 7 Januari 2026 — Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Penerimaan Mahasiswa Baru melalui skema Satu Desa Dua Sarjana (SDDS) yang bertempat di Ruang Aula Kantor Kecamatan Parengan, Rabu (07/01/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan Konferensi Dinas Kepala Desa se-Kecamatan Parengan dan dihadiri oleh unsur pimpinan wilayah serta instansi terkait.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Parengan, Kapolsek Parengan, Danramil Parengan, serta para Kepala Instansi dan Dinas se-Kecamatan Parengan, bersama seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Parengan. Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dan dikemas dalam bentuk rapat, seminar, serta sesi tanya jawab antara peserta dan Tim SDDS Universitas Al-Hikmah Indonesia Tuban.

Tim SDDS UAI Tuban dipimpin langsung oleh Dr. Laily Hidayati, selaku Rektor Universitas Al-Hikmah Indonesia, didampingi oleh Dr. Muhammad Aziz, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kelembagaan, Inovasi, dan Kerja Sama, serta jajaran Kepala Biro AUK dan Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UAI Tuban.

Dalam pemaparannya, Rektor UAI Tuban Dr. Laily Hidayati menjelaskan bahwa Program Satu Desa Dua Sarjana (SDDS) merupakan program unggulan UAI Tuban yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa melalui pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkelanjutan. Melalui program ini, setiap desa didorong untuk mengirimkan minimal dua putra-putri terbaiknya untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Hikmah Indonesia.

Menurut Rektor asal Senori ini, program ini diharapkan menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan berbasis pengetahuan. Ia menyampaikan bahwa SDDS tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi, tetapi juga pada penciptaan kader-kader desa yang kelak mampu menjadi motor penggerak pembangunan sosial, ekonomi, dan keagamaan di wilayah masing-masing.

“Melalui Program SDDS, UAI Tuban ingin membangun kemitraan strategis dengan para Kepala Desa di Kecamatan Parengan agar lahir generasi sarjana desa yang berintegritas, berdaya saing, dan siap mengabdi untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana para Kepala Desa aktif menggali informasi terkait mekanisme pendaftaran, skema pembiayaan, serta bentuk pendampingan yang akan diberikan kepada mahasiswa penerima Program SDDS.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama dan kolaborasi sinergis antara Universitas Al-Hikmah Indonesia Tuban dengan pemerintah desa se-Kecamatan Parengan, dalam rangka memperkuat peran pendidikan tinggi sebagai instrumen utama pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *