Tuban – Program Pascasarjana Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) kembali sukses menyelenggarakan agenda akademik bergengsi, Visiting Professor, pada Ahad, 31 Mei 2026. Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap semester ini dilaksanakan secara luring (offline) di kampus UAI dengan menghadirkan pakar terkemuka dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. Abdul Muhid, M.Si.
Pada semester ini, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman, yaitu “Rekonstruksi Pendidikan Karakter dalam Islam: Integrasi Teori Psikologi dan Nilai Spiritual”. Kegiatan rutin ini menjadi komitmen nyata Pascasarjana UAI untuk terus memperkaya khazanah keilmuan mahasiswa dengan menghadirkan profesor-profesor bereputasi dari berbagai perguruan tinggi terkemuka.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh 104 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Sinergi akademik ini terlihat dari komposisi peserta yang terdiri atas 72 mahasiswa program Pascasarjana (S2) dan 32 mahasiswa program Sarjana (S1) penerima Beasiswa Madin.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars UAI, serta Hymne Al-Hikmah yang membakar semangat seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Rektor UAI, Dr. Laily Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi program ini. Beliau menekankan pentingnya integrasi ilmu keislaman dan psikologi dalam membentuk karakter generasi bangsa di era modern. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Dekan Fakultas Syariah, H. Herfin Fahri, M.H.I.
Memasuki acara inti, suasana akademik terasa semakin hidup. Sesi kuliah pakar ini dipandu secara interaktif oleh Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Vita Fitriatul Ulya, M.Pd., yang bertindak sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Prof. Abdul Muhid mengupas tuntas bagaimana teori-teori psikologi perkembangan dapat dikawinkan secara harmonis dengan nilai-nilai spiritual Islam untuk membangun metodologi pendidikan karakter yang efektif dan aplikatif.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab dibuka. Diskusi berlangsung dinamis dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan kritis dari perwakilan mahasiswa, di antaranya dari Ahmad Al-Adib (mahasiswa Pascasarjana semester 1) dan Nur Farida (mahasiswa Pascasarjana semester 2) yang langsung ditanggapi secara mendalam oleh narasumber.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib. Agenda akademik ini ditutup dengan sesi seremonial penyerahan cendera mata oleh Rektor UAI kepada Prof. Abdul Muhid sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UAI berharap dapat terus melahirkan pemikir dan praktisi pendidikan Islam yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual. (Humas/Red)

Tinggalkan Balasan