Tradisikan Riset Berdampak Global, Universitas Al-Hikmah Indonesia Matangkan Persiapan KKN Internasional Malaysia 2026

·

·

TUBAN, JATIM – Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) mengukir sejarah baru dalam perjalanan akademiknya. Sebagai langkah konkret mewujudkan visi World Class University, kampus yang berlokasi di Singgahan, Tuban ini menggelar pembekalan intensif bagi mahasiswa peserta KKN Internasional 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Minggu (31/05/2026) bertempat di Ruang Kelas Perkuliahan Kampus A.

Pembekalan ini menandai dimulainya rintisan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak global. Dalam acara tersebut, universitas secara resmi mensosialisasikan SK Rektor Nomor: A. 47/SK/01/UAI/V/2026 tentang Pemberlakuan Buku Pedoman KKN Internasional UAI sebagai kompas utama pelaksanaan pengabdian di luar negeri.

Membidik Riset Berkualifikasi Q1

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kelembagaan Inovasi, dan Kerja Sama, Dr. Muhammad Aziz, yang juga bertindak sebagai Pemateri I, menegaskan bahwa rintisan KKN Internasional ini bukan sekadar mobilitas fisik, melainkan misi saintifik. Berdasarkan SK Rektor No. A.046/SK/01/UAI/V/2026, sebanyak 15 mahasiswa terbaik telah ditetapkan sebagai peserta setelah melalui seleksi ketat.

Dr. Aziz membekali mahasiswa dengan instrumen riset kualitatif yang tajam. Beliau memaparkan topik-topik riset high-demand di Malaysia yang mencakup bidang Sosial (Kohesi di Pasar Malam), Humaniora (Budaya Digital Gen-Z), Ekonomi (UMKM Halal & Gig-Economy), Pendidikan (Inklusi Anak Pengungsi), hingga Agama (Transformasi Filantropi Digital).

“Mulai tahun 2026, UAI merintis tradisi baru. Mahasiswa kami tidak hanya datang untuk mengabdi, tetapi untuk melakukan riset yang memiliki impact global. Kami mendorong data lapangan sederhana di Malaysia dikonversi menjadi hasil riset bermutu internasional,” tegas Dr. Aziz.

Sosialisasi dan Pembekalan KKN Internasional Universitas Al-Hikmah Indonesia
(Minggu, 31-5-2026)

Wawasan Kultural dan Metodologi Lokal

Pemateri kedua, Ibu Hj. Fathonah, Lc., M.Phil, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, memberikan wawasan mendalam mengenai lanskap sosiokultural di Malaysia. Sebagai alumni pendidikan magister (S2) di Malaysia, beliau membedah tata cara bersosial dan metodologi riset yang tepat dalam konteks Budaya Melayu.

“Memahami etika sosiolinguistik dan kedekatan emosional masyarakat setempat adalah kunci keberhasilan pengumpulan data kualitatif di Malaysia. Mahasiswa harus mampu menempatkan diri sebagai pembelajar yang berempati,” pesan Ibu Hj. Fathonah.

Kepemimpinan Lapangan yang Profesional

Guna menjamin kualitas bimbingan, universitas telah menetapkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) melalui proses seleksi terbuka (open recruitment). Berdasarkan SK Rektor Nomor: 048/SK-Pemb-KKN-Int/01/V/2026, ditetapkan Dr. Muhammad Aziz dan Ibu Hj. Fathonah, Lc., M.Phil sebagai DPL yang akan mendampingi langsung para mahasiswa di Malaysia.

Kegiatan pembekalan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB ini diakhiri dengan komitmen bersama 15 mahasiswa peserta. Mereka merasa mendapatkan pencerahan yang komprehensif dan siap menjalankan misi KKN Internasional dengan penuh percaya diri dan dedikasi. Dengan langkah berani ini, Universitas Al-Hikmah Indonesia Singgahan Tuban membuktikan bahwa inovasi pendidikan dan kualitas riset dapat dimulai dari akar rumput untuk menyapa dunia.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *