
Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tuban memberikan pemaparan mengenai arah pembangunan daerah tahun 2025–2029 kepada mahasiswa Universitas Al-Hikmah Indonesia yang berlokasi di Jalan PP Al Hikmah Majol, Binangun, Kecamatan Singgahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Goes to Campus yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban pada Rabu, 26 November 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban, Dr. Laily Hidayati; anggota DPRD Tuban dari Fraksi PKB, Sumartono; anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Suci Verawati; Forkopimka Singgahan, termasuk Camat Cahyadi Wibowo, Kapolsek AKP Rukandar, dan Danramil Kapten Arm Endri Prihatono; serta perwakilan dari PT SIG Pabrik Tuban, Ivan Setyobudi dan PT SBI, Ario Patra.
Dalam penyampaiannya, Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat, menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan yang diinisiasi PWI Tuban, sekaligus menjelaskan transformasi lembaga yang sebelumnya bernama Bappeda menjadi Bapperida, yang kini juga membawahi urusan riset dan inovasi daerah. Ia menegaskan bahwa pada periode pertama kepemimpinan Bupati Aditya Halindra Faridzky, berbagai capaian pembangunan berhasil diwujudkan. Pada periode kedua ini, pihaknya berharap dukungan masyarakat tetap mengalir agar program pembangunan dapat berlanjut secara optimal. Abdul Rakhmat juga menyampaikan bahwa Pemkab Tuban telah merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) selama 20 tahun ke depan. Seluruhnya mengacu pada visi-misi Bupati, yakni Mbangun Deso Noto Kutho: Kolaborasi, Inovasi, Karya, Lanjutkan; Untuk Tuban yang Jaga, Berkeadilan, Berbudaya, dan Berkelanjutan.
Selain RPJMD dan RPJPD, ia memaparkan keberadaan Renstra Perangkat Daerah (Renstra PD) sebagai pedoman strategi lima tahunan bagi setiap OPD, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang menjadi dokumen perencanaan tahunan. Setelah itu, tiap OPD menyusun Rencana Kerja sebagai panduan program operasional selama satu tahun. Lebih lanjut, ia menjelaskan capaian pembangunan Kabupaten Tuban, seperti indeks kelayakan hunian (livability), yang pada 2024 mencapai 78,82 persen, melampaui target 76 persen. Indeks ini terdiri dari sembilan aspek, mulai dari keamanan dan kebencanaan hingga sarana-prasarana kawasan dan transportasi. Pertumbuhan ekonomi Tuban pada 2024 juga mencapai 3,86 persen, lebih tinggi dibandingkan Bojonegoro yang hanya 1,67 persen.
Acara yang bertempat di Aula Lantai 3 Kampus 1 Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban ini berlangsung gayeng dan terbit karena juga dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai Program Studi yang ada di Kampus di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Hikmah Binangun Singgahan Tuban. Acara ditutup dengan diskusi dan tanya jawab antara pemateri dengan peserta, baik dari kalangan mahasiswa atau dari tamu undangan stakeholder yang hadir.

Tinggalkan Balasan