PWI Goes to Campus di Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban: Ajak Mahasiswa Melek Literasi Jurnalistik

·

·

Kegiatan PWI Goes to Campus yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban pada Rabu, 26 November 2025 dengan berkolaborasi bersama Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban dan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tuban berjalan lancar. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban, Dr. Laily Hidayati; anggota DPRD Tuban dari Fraksi PKB, Sumartono; anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Suci Verawati; Forkopimka Singgahan, termasuk Camat Cahyadi Wibowo, Kapolsek AKP Rukandar, dan Danramil Kapten Arm Endri Prihatono; serta perwakilan dari PT SIG Pabrik Tuban, Ivan Setyobudi dan PT SBI, Ario Patra.

Ketua PWI Tuban, Suwandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tahunan ini, khususnya Universitas Al-Hikmah Indonesia. Menurtunya, “PWI Goes to Campus membawa misi agar para mahasiswa dapat meningkatkan literasinya, terutama terkait pemanfataan AI (akal imitasi/artificial intelegensi) dalam dunia jurnalistik. Rektor UAI Tuban, Dr. Laily Hidayati, turut mengapresiasi PWI Tuban atas pelaksanaan seminar yang dinilai bermanfaat bagi mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat, dan Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar-Lembaga PWI Tuban, Ach. Choirudin. Diskusi dimoderatori oleh Muhammad Aziz (UAI Tuban) dan Fitra (PWI Tuban).

Dalam sesi pemaparan, Kepala Bapperida Tuban, Abdul Rakhmat, menjelaskan arah pembangunan daerah 2025–2029 sekaligus memaparkan transformasi Bappeda menjadi Bapperida yang kini juga menangani riset dan inovasi daerah. Ia menyampaikan capaian pembangunan di periode pertama kepemimpinan Bupati Aditya Halindra Faridzky dan mengharapkan dukungan masyarakat pada periode kedua. Selain itu, ia menjelaskan penyusunan RPJMD 2025–2029 dan rencana RPJPD untuk 20 tahun ke depan, yang berlandaskan visi-misi Mbangun Deso Noto Kutho.

Ia juga memaparkan Renstra Perangkat Daerah (Renstra PD), RKPD, serta capaian pembangunan, termasuk indeks kelayakan hunian 2024 yang mencapai 78,82 persen dan pertumbuhan ekonomi 3,86 persen. Penurunan angka kemiskinan yang konsisten juga menjadi salah satu indikator kemajuan daerah.

Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kampus 1 Universitas Al-Hikmah Indonesia ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber, mahasiswa, dan para stakeholder yang hadir.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *