Karangasem, 13 Agustus 2025
Mahasiswa Universitas Al Hikmah Indonesia (UAI) yang sedang melaksanakan kewajiban Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Karangasem Jenu Tuban, sedang menggelar Workshop Kreatif Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi yang bertempat di Balai Desa setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen Masyarakat dari unsur ibu-ibu RT, anggota PKK, serta dari alumni kampus Al-Hikmah. Pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh oleh Kepala Desa beserta perangkat desa.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan acara inti berupa penyampaian materi oleh Abida Almas Naila selaku ketua KKN UAI. Dalam pemaparannya Abida bersama tim menjelaskan dampak buruk pembuangan minyak jelantah secara sembarangan bagi lingkungan dan kesehatan, serta cara sederhana mengolahnya menjadi produk bermanfaat berupa lilin aromaterapi.
Para peserta workshop yang terdiri dari 90% Ibu-ibu sangat antusias mengikuti sesi praktik pembuatan lilin aromaterapi secara langsung. Melalui bimbingan mahasiswa KKN, para peserta diajarkan strategi mengumpulkan bahan mentah berupa minyak jelantah dari dapur-dapur warga. Praktek diawali dengan proses penyaringan minyak jelantah, dilanjutkan teknik pencampuran bahan-bahan tambahan, hingga cara pewarnaan serta pencetakan.
Sri Wahyuningsih sebagai salah satu peserta workshop menyampaikan bahwa program kerja ini sangat bermanfaat. “Program kerja mahasiswa ini bagus sekali. Selain memberi wawasan baru, kami jadi punya ide usaha dari bahan yang awalnya hanya dibuang,” ujarnya.

Surip selaku Kepala Desa Karangasem memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya bangga dengan inisiatif mahasiswa KKN yang mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah rumah tangga secara kreatif dan bernilai ekonomis. Semoga keterampilan ini bisa terus dikembangkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini didampingi oleh Laila Murningsih Novrian selaku dosen pembimbing KKN sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan menyampaikan harapannya. “Alhamdulillah, semua peserta bersemangat dan hasil lilin buatan mereka cantik-cantik. Semoga keterampilan ini dapat menjadi peluang usaha bisnis UMKM serta kedepan bisa dikembangkan” tutupnya.
Harapan semua peserta workshop bahwa kegiatan ini akan menjadi langkah awal bagi warga Desa Karangasem untuk lebih peduli lingkungan sekaligus mampu memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai jual.


Tinggalkan Balasan