Riset dan penelitian merupakan salah unsur tri dharma yang harus dilaksanakan oleh pendidikan tinggi, baik pendidikan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia atau di bawah naungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Tekhnologi. Sebagai lembaga pendidikan Tinggi Islam yang baru, Ma’had Aly semakin berbenah dan melaksanakan perbaikan, khususnya dalam bidang riset dan penelitian. Hal tersebut terpotret pada kegiatan Diklat Penguatan Riset untuk Keilmuan Ma’had Aly, yang dilaksankan oleh Ma’had Aly Fadhlul Jamil Pondok Pesantren Ma’had Ulumus Syariah (MUS) Sarang Rembang Jawa Tengah pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren ini, menghadirkan Narasumber Muhammad Aziz, dari Universitas Al-Hikmah Indonesia. Selama lebih dari 3 jam, kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB, dan diakhiri pukul 16.00 WIB ini berjalan cukup gayeng dan interaktif. Hal ini, dapat dilihat dari peserta yang hadir pada kegiatan tersebut, yang cukup banyak mengajukan pertanyaan kepada pemateri terkait dengan riset ilmiah, publikasi ilmiah dan strategi meningkatkan riset pada lembaga Ma’had Aly di bawah naungan Pondok Pesantren ini.

Wakil Rektor Universitas Al-Hikmah Indonesia bidang Akademik dan Kerjasama, yang dihadirkan pada kegiatan tersebut menjelaskan panjang lebar terkait strategi pengelolaan riset yang dapat dikembangkan oleh Ma’had Aly, khususnya pada rumpun bidang keilmuan yang ada di takhassus Ma’had Aly tersebut, yaitu konsentrasi Fiqh dan Ushul Fiqh. Selain hal tersebut, para mahasantri yang belajar di Ma’had Aly harus dibekali pengetahuan riset yang komprehensif, karena dengan pengetahuan riset yang komprehensif, mahasantri akan ikut terlibat melaksanakan riset secara optimal, riset yang dikembangkan di Ma’had Aly bukan hanya dilakukan oleh dosen dan muhadir saja, akan tetapi juga melibatkan mahasantri, supaya pelaksanaan risetnya, berkembang dan mengahasilkan karya tulis ilmiah yang bermutu, ujar Aziz yang juga alumni Ma’had Aly Al-Hikmasus Salafiyah Babakan Ciwaringin Cirebon ini secara menyakinkan.
Dalam kegiatan yang hanya diikuti oleh segenap dosen, muhadir dan calon pembimbing Risalah Skripsi di lingkungan Ma’had Aly ini, Muhammad Aziz, selain menekankan pada riset dan penelitian untuk penguatan konsentrasi bidang Fiqh dan Ushul Fiqh, kegiatan riset yang laksanakan oleh suatu lembaga harus menghasilkan kemanfaatan untuk masyarakat umum, karena riset yang baik itu, selain sesuai dengan konsentrasi lembaga, juga bermafaat bagi masyarakat dan orang-orang yang berada disekitar lembaga ini, demikian menurut alumni Program Doktor Univeritas Islam Negeri Walisongo Semarang ini secara berapi-api.

Tinggalkan Balasan