PBAK Day 1 UAI 2026 Hadirkan Anggota DPD RI, Tekankan Meritokrasi untuk Kampus Berdampak dan Berdaya Saing Global

·

·

Tuban, 5 September 2026 — Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) resmi memulai rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan hari pertama atau PBAK Day 1 menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus memahami nilai-nilai yang perlu dibangun selama menempuh pendidikan tinggi.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah seminar akademik yang menghadirkan Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., Anggota DPD RI, sebagai narasumber. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Lia Istifhama mengusung tema “Meritokrasi sebagai Pilar Kampus Berdampak dan Berdaya Saing Global.”

Seminar yang diselenggarakan di Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban, ini mengajak mahasiswa baru untuk memahami pentingnya meritokrasi dalam membangun lingkungan akademik yang sehat, objektif, dan kompetitif. Meritokrasi tidak hanya dipahami sebagai penghargaan terhadap prestasi, tetapi juga sebagai prinsip yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang berdasarkan kemampuan, kompetensi, kerja keras, dan kontribusinya.

Dalam pemaparannya, Dr. Lia Istifhama menegaskan bahwa mahasiswa perlu menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan dan membangun kontribusi. “Kampus harus menjadi ruang yang memberi kesempatan bagi setiap mahasiswa untuk berkembang berdasarkan kemampuan, kerja keras, dan prestasinya. Dari sanalah lahir generasi yang tidak hanya unggul, tetapi juga mampu memberikan dampak,” ujarnya.

Dalam konteks perguruan tinggi, penerapan meritokrasi menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan ekosistem kampus yang berdampak. Kampus tidak cukup hanya menjadi tempat berlangsungnya proses perkuliahan, tetapi juga harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, daya kritis, serta kesiapan untuk menghadapi perubahan di tingkat nasional maupun global.

Melalui seminar tersebut, mahasiswa baru UAI diajak untuk melihat dunia kampus sebagai ruang pengembangan potensi. Setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk berprestasi dan memberikan kontribusi sesuai bidang serta kapasitasnya. Oleh karena itu, semangat kompetisi perlu dibangun secara sehat dengan tetap menjunjung nilai kolaborasi, integritas, dan tanggung jawab.

Kehadiran Anggota DPD RI dalam PBAK Day 1 juga memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai pentingnya pendidikan tinggi dalam mempersiapkan generasi masa depan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial dan kemampuan untuk menghadirkan solusi di tengah masyarakat.

PBAK 2026 Universitas Al-Hikmah Indonesia menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam memasuki budaya kehidupan kampus. Melalui berbagai agenda pengenalan dan penguatan wawasan, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tidak hanya siap mengikuti proses akademik, tetapi juga memiliki karakter, daya saing, dan komitmen untuk memberikan dampak positif.

Dengan mengangkat tema meritokrasi sebagai salah satu pijakan penting, PBAK Day 1 UAI 2026 menegaskan bahwa kampus yang berdaya saing global harus dimulai dari budaya akademik yang menghargai kompetensi, kerja keras, prestasi, dan kontribusi. Dari ruang-ruang kampus inilah diharapkan lahir generasi yang mampu berkembang, beradaptasi, serta mengambil peran nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *