KKN Universitas Al Hikmah Indonesia 2026 Resmi Diberangkatkan, Dorong Kolaborasi Kampus dan Masyarakat untuk Pemberdayaan Berdampak

·

·

Tuban, 6 Agustus 2026 – Universitas Al Hikmah Indonesia resmi memberangkatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan KKN tahun ini mengusung tema “Kemitraan Kampus dan Komunitas dalam Pemberdayaan Berdampak.”

Melalui tema tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi mampu membangun kemitraan dan berkolaborasi secara aktif dengan masyarakat. KKN menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami potensi lokal, mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, serta merancang dan melaksanakan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Pelaksanaan KKN Universitas Al Hikmah Indonesia Tahun 2026 berlangsung selama satu bulan, mulai 6 Agustus hingga 6 September 2026. Para mahasiswa akan diterjunkan ke sejumlah desa yang berada di wilayah Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang. Lokasi pelaksanaan KKN meliputi Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, serta Desa Mrayun, Desa Sale, dan Desa Wonokerto, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.

Dalam kesempatan pemberangkatan, Rektor Universitas Al Hikmah Indonesia, Dr. Laily Hidayati, berpesan kepada seluruh mahasiswa agar senantiasa menjaga sikap, sopan santun, dan nama baik almamater selama berada di tengah-tengah masyarakat.

Mahasiswa juga diminta untuk mematuhi seluruh tata tertib yang telah ditetapkan oleh kampus serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan lingkungan tempat KKN.

“Jaga sopan santun, patuhi tata tertib yang telah ditetapkan kampus, dan senantiasa berkolaborasi dengan lingkungan,” pesan Dr. Laily Hidayati kepada para peserta KKN.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hikmah Tuban, KH. Husnan Dimyathi, memberikan pesan agar mahasiswa mampu melihat dan menghargai berbagai inovasi yang telah berkembang di desa. Menurutnya, program KKN hendaknya tidak sekadar menghadirkan program baru, tetapi juga mampu melanjutkan, mengembangkan, dan menyempurnakan inovasi yang telah ada di masyarakat.

Mahasiswa diharapkan dapat memberikan gagasan dan inovasi baru yang lebih baik dengan tetap memperhatikan kondisi, kebutuhan, serta potensi masing-masing desa. Dengan demikian, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan dan penyempurnaan program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.

“Jaga inovasi-inovasi yang sudah ada di lingkungan desa, kemudian tambahkan inovasi yang lebih baik untuk menyempurnakan inovasi yang telah ada sebelumnya,” pesan KH. Husnan Dimyathi.

KKN Universitas Al Hikmah Indonesia Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian sosial, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya selesai ketika masa KKN berakhir, tetapi dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan semangat “Kemitraan Kampus dan Komunitas dalam Pemberdayaan Berdampak,” KKN 2026 menjadi langkah nyata Universitas Al Hikmah Indonesia dalam membentuk mahasiswa yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan desa secara berkelanjutan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *