
KUALA LUMPUR – 25 Juli 2026 – Faultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Al-Hikmah Indonesia melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia pada 6–24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam secara langsung di tengah masyarakat.
KKN Internasional ini diikuti oleh mahasiswa FEBI Universitas Al-Hikmah Indonesia, di antaranya Fina Ifayatul Afifah dan Dewi Rohmawati. Keduanya mengangkat tema literasi halal dengan fokus yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Fina berfokus pada pemetaan dan analisis pemahaman literasi halal di kalangan pedagang Muslim, sedangkan Dewi menitikberatkan pada strategi edukasi literasi halal bagi pelaku usaha mikro di Selangor, Malaysia.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan observasi lapangan, berinteraksi dengan masyarakat dan pelaku usaha, mengidentifikasi kebutuhan, serta melaksanakan kegiatan edukatif yang relevan dengan penguatan pemahaman halal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami penerapan prinsip halal dalam konteks sosial dan usaha pada masyarakat Malaysia.
Fina Ifayatul Afifah: Mengkaji Literasi Halal Pedagang Muslim
Fina Ifayatul Afifah mengangkat tema “An Analysis of Halal Literacy Among Muslim Street Vendors in the Selangor Region.” Kegiatan ini berfokus pada pemahaman literasi halal di kalangan pedagang Muslim, khususnya pedagang kaki lima di wilayah Selangor.
Melalui observasi dan interaksi langsung dengan pelaku usaha, Fina menggali pemahaman pedagang mengenai prinsip halal serta penerapannya dalam aktivitas usaha sehari-hari. Aspek yang menjadi perhatian meliputi pemilihan bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga penyajian produk kepada konsumen.
Hasil kegiatan tersebut kemudian dirumuskan menjadi panduan praktis literasi halal bagi pedagang Muslim sebagai salah satu luaran KKN. Panduan ini diarahkan untuk memberikan informasi yang sederhana, mudah dipahami, dan aplikatif mengenai pentingnya menjaga prinsip halal dalam setiap tahapan kegiatan usaha.
Dewi Rohmawati: Mengembangkan Strategi Edukasi Literasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro
Sementara itu, Dewi Rohmawati mengangkat tema “Halal Literacy Education Strategies for Micro-Entrepreneurs: A Qualitative Study of the Local Community in Selangor, Malaysia.”
Kegiatan Dewi berfokus pada upaya memahami kebutuhan edukasi literasi halal bagi pelaku usaha mikro. Melalui pendekatan langsung kepada komunitas lokal, Dewi mengidentifikasi bentuk penyampaian informasi halal yang lebih mudah dipahami dan relevan dengan kondisi pelaku usaha.
Dari kegiatan tersebut, Dewi merumuskan strategi dan media edukasi literasi halal bagi pelaku usaha mikro. Materi edukasi diarahkan pada peningkatan pemahaman mengenai prinsip halal, pemilihan bahan, proses produksi, kebersihan, serta pentingnya membangun kepercayaan konsumen melalui praktik usaha yang memperhatikan aspek kehalalan.
Dengan demikian, kegiatan yang dilakukan Fina dan Dewi memiliki keterkaitan yang kuat. Hasil analisis literasi halal memberikan gambaran mengenai kondisi dan kebutuhan di lapangan, sedangkan strategi edukasi menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat pemahaman halal di kalangan pelaku usaha. Keduanya menunjukkan bahwa KKN Internasional dapat menjadi ruang integrasi antara pembelajaran akademik, pengabdian kepada masyarakat, dan penerapan keilmuan secara kontekstual.
Pelaksanaan KKN Internasional selama 6–24 Juli 2026 juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat, kemampuan analisis, serta pengalaman menerapkan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam dalam lingkungan internasional.
Melalui KKN Internasional ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Al-Hikmah Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk menghadirkan kegiatan pengabdian yang relevan, aplikatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman internasional mahasiswa serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan literasi dan ekosistem halal di tingkat global.



Tinggalkan Balasan