Universitas Al-Hikmah Indonesia Bekali Mahasiswa dengan Tools PAR untuk Wujudkan KKN Berdampak

·

·

Tuban – Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 21 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB di Aula Lantai 3 Kampus A Universitas Al-Hikmah Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KKN berjumlah 70 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Ekonomi Syariah (ES), dan Perbankan Syariah (PS).

Mengusung tema “Kemitraan Kampus dan Komunitas dalam Pemberdayaan Berdampak”, pembekalan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis dalam menerapkan pendekatan Thematic Participatory Action Research (T PAR) sebagai landasan pelaksanaan KKN. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat secara partisipatif sehingga program kerja yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Materi pertama disampaikan oleh Ketua LPPM Universitas Al-Hikmah Indonesia, Nur Lailatul Fitri, M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai tools KKN-T PAR, meliputi mapping (pemetaan), transek, diagram alur, serta mekanisme penyusunan laporan KKN. Beliau menekankan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa memahami kondisi masyarakat melalui proses pemetaan dan analisis yang sistematis.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Abdulloh Fatich, M.Pd., selaku Ketua Panitia KKN Tahun 2026. Pada sesi ini, mahasiswa dikenalkan dengan berbagai instrumen PAR lainnya, yaitu Diagram Venn, Kalender Musim (Seasonal Calendar), dan Kalender Harian (Daily Calendar). Ketiga tools tersebut digunakan untuk memetakan hubungan kelembagaan, pola aktivitas masyarakat, serta dinamika kehidupan sosial yang akan menjadi dasar dalam penyusunan program pemberdayaan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Materi ketiga disampaikan oleh Hj. Vita Fitriatul Ulya, S.Pd.I., M.Pd., yang membahas Field Note, Problem Tree (Pohon Masalah), dan Objective Tree (Pohon Harapan). Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa field note merupakan instrumen penting untuk mendokumentasikan fakta-fakta lapangan secara sistematis, sedangkan problem tree digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab suatu permasalahan beserta dampaknya. Selanjutnya, objective tree membantu mahasiswa mengubah permasalahan menjadi tujuan perubahan yang terukur sebagai dasar penyusunan program kerja KKN yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Tidak hanya menerima materi secara teoritis, para peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan tools PAR. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok KKN yang akan diterjunkan di dua kecamatan di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Blora dan Kecamatan Rembang. Dalam praktik tersebut, setiap kelompok didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) masing-masing untuk menyusun berbagai instrumen PAR sesuai dengan karakteristik wilayah penempatan.

Melalui sesi praktik ini, mahasiswa diajak untuk mensimulasikan proses identifikasi masalah, pemetaan potensi desa, penyusunan pohon masalah, hingga merumuskan pohon harapan sebagai dasar penyusunan program kerja. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat serta membangun kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan solutif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Melalui pembekalan ini, Universitas Al-Hikmah Indonesia menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan KKN yang tidak hanya menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi media pemberdayaan masyarakat yang berbasis kebutuhan dan potensi lokal. Sejalan dengan tema “Kemitraan Kampus dan Komunitas dalam Pemberdayaan Berdampak”, kegiatan KKN diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus menghadirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata, berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kecamatan Blora dan Kecamatan Rembang.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *