LPPD Jatim Gelar Seleksi Tahap II Beasiswa S1 untuk Guru Madin dan Pondok Pesantren di Universitas Al-Hikmah Indonesia, Tuban

·

·

Tuban, — Sebanyak 29 peserta mengikuti Seleksi Tahap II Beasiswa S1 untuk Guru Madrasah Diniyah (Madin) dan Pondok Pesantren yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025, bertempat di Meeting Class Lantai 2 Gedung A Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) Tuban.

Seleksi tahap ini merupakan kelanjutan dari proses penjaringan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada para guru Madin dan pondok pesantren untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting LPPD Jatim, antara lain Prof. Dr. Muhibbin Zuhri yang bertindak sebagai pemantau dari LPPD Jatim, Dr. Laily Hidayati selaku Rektor UAI Tuban, Dr. Muhammad Aziz sebagai Wakil Rektor I UAI Tuban, Kaprodi S1 MPI dan Ketua Unit Penerimaan Mahasiswa Baru.

Sebagai penguji dalam seleksi ini, hadir K.H. Mas Kamil Thobroni, sementara Dr. Winarto Eka Wahyudi mendampingi sebagai perwakilan dari LPPD Jatim. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan keseriusan LPPD Jatim dalam memastikan proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel.

Rektor UAI, Tuban dalam penyambutannya mengatakan bahwa semua peserta yang ikut test dan mendaftar seleksi beasiswa S1 untuk Guru Madin dan Pondok Pesantren di kampus ini, sebenarnya akan diberi kesempatan kuliah di UAI, Tuban, jika nanti tidak lulus seleksi LPPD Jatim, yaitu melalui skema beasiswa Mahasiswa Santri, oleh karena itu, menurutnya ikutilah seleksi tahap II beasiswa S1 ini dengan riang gembira, jangan sampai berkompetisi yang tidak fair, ujarnya secara menyakinkan.

Dalam sambutannya, Dr. Winarto Eka Wahyudi menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. “Kami berharap, melalui program ini, para guru Madin dan pondok pesantren bisa mendapatkan bekal ilmu yang lebih mumpuni sehingga mampu menciptakan generasi yang unggul, serta dapat berkontribusi yang nyata bersama masyarakat” ujarnya.

Seleksi tahap II ini mencakup materi baca kitab Fathul Qorib, dengan pendekatan holistik dan komprehensif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dengan harapan dapat lolos dan melanjutkan studi di UAI Tuban. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan dalam waktu dekat melalui jalur resmi yang ditentukan oleh LPPD Jatim.

Proses seleksi tepat waktu, kondusif dan tertib. Peserta adalah santri yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, serta tidak didominasi santri atau daerah tertentu. Terdapat empat calon mahasiswa yang mengikuti seleksi jalur tahfid yang semuanya adalah perempuan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *