
Tuban, 20 Februari 2025 – Universitas Al Hikmah Indonesia menyelenggarakan seminar bertema “Peningkatan Literasi Bisnis Digital Berbasis Teknologi Blockchain” pada hari Kamis, 20 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai perkembangan teknologi blockchain dan bagaimana teknologi ini dapat diterapkan dalam dunia bisnis digital, khususnya di Indonesia.

Seminar yang berlangsung ini menghadirkan dua pemateri utama yang ahli di bidangnya. Pemateri pertama adalah Agustino Wibisono, seorang pakar blockchain dari Dubai, yang menjelaskan potensi global blockchain dalam mengubah lanskap bisnis digital, serta bagaimana perusahaan-perusahaan internasional sudah mulai memanfaatkan teknologi ini. Pemateri kedua adalah H. Hambali, perwakilan dari Indonesia Blockchain Center (IBC), yang mengupas berbagai inisiatif dan proyek blockchain yang tengah berkembang di Indonesia, serta pentingnya kesiapan sumber daya manusia untuk menyongsong era digital berbasis blockchain.
Acara ini diikuti oleh lebih dari 150 mahasiswa dari berbagai fakultas dan dosen, yang tertarik pada inovasi teknologi. Dalam seminar ini, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli tentang bagaimana blockchain dapat diterapkan dalam bisnis, sistem pembayaran digital, dan potensi pengembangannya di sektor lainnya.

“Blockchain bukan hanya sebuah teknologi yang tengah berkembang, tetapi juga membuka banyak peluang baru dalam dunia bisnis. Kami berharap melalui seminar ini, para mahasiswa dan peserta lainnya dapat memanfaatkan pengetahuan yang didapat untuk menciptakan peluang dan inovasi di masa depan,” ujar Agustino Wibisono, salah satu pemateri dari Indonesia Blockchain Center.
Acara ini juga merupakan bagian dari komitmen Universitas Al Hikmah Indonesia untuk terus mendorong peningkatan literasi teknologi di kalangan civitas akademika, guna mempersiapkan generasi muda yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi global.
Universitas Al Hikmah Indonesia berharap acara ini dapat menjadi platform untuk memperluas wawasan dan mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam mengembangkan bisnis digital berbasis blockchain di Indonesia.


Tinggalkan Balasan