Rabu, 02 Maret 2022, Fakultas Tarbiyah IAI Al Hikmah Tuban menyelenggarakan penutupan sekaligus seminar hasil Praktik Pengalaman Lapangan II. Bertempat di gedung A lantai 3 Kampus IAI AL Hikmah Tuban, acara ini dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah, Dosen Pembimbing Lapangan, panitia pelaksana, serta seluruh mahasiswa peserta PPL, yang terdiri dari program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

PPL Fakultas Tarbiyah tahun ini diikuti oleh 73 mahasiswa dan dilaksanakan di 17 lembaga mitra. Diantaranya 3 lembaga di Tuban kota, 2 lembaga di Bojonegoro kota, dan 12 lainnya tersebar di berbagai lembaga di Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban. Melalui survey evaluasi mahasiswa PPL (via google form) yang dilakukan di 17 lembaga mitra tersebut, didapatkan hasil bahwa hampir seluruh lembaga memberikan respon positif dan apresiatif. Hal ini dimaksudkan agar feedback yang diberikan lembaga mitra bisa menjadi acuan perbaikan pelaksanaan PPL mendatang.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan MoU atau kerja sama antara pihak Fakultas Tarbiyah dengan lembaga mitra. Penandatanganan MoU berisi tentang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan penandatanganan MoU tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia PPL Vita Fitriatul Ulya, M.Pd., menyampaikan bahwa selama satu bulan penuh mahasiswa telah melaksanakan real teaching, dimana mahasiswa secara langsung terjun ke lembaga untuk mengaplikasikan teori yang didapat di bangku kuliah ke dalam praktek nyata. Tentu banyak pengalaman dan ilmu baru yang didapat dari program PPL ini.

Selanjutnya disampaikan pula oleh Dr. Mujib Ridlwan selaku Dekan Fakultas Tarbiyah, bahwa melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini, diharapkan mahasiswa dapat memetik manfaat dan tetap istiqamah dalam melakukan kebaikan, salah satunya adalah dengan mengajar. Beberapa manfaat yang bisa diambil oleh mahasiswa prodi MPI misalnya, tidak hanya belajar bagaimana cara mengajar dengan baik, akan tetapi juga ilmu tentang manajemen atau administrasi lembaga, demikian juga dengan prodi PGMI dan PIAUD, yang mendapatkan banyak pengalaman bagaimana menjadi guru yang kompeten dan professional.
Penutupan PPL diisi dengan acara inti yaitu seminar hasil PPL. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil PPL di lembaga masing-masing. Antusiasme terlihat dari seluruh mahasiswa peserta PPL ketika menyampaikan hasil laporannya. Adapun materi seminar mulai dari laporan pelaksanaan PPL hingga analisisnya berupa strength, weakness, opportunity, dan threatness yang ada di lembaga. Kegiatan seminar ditutup dengan pemberian apresiasi kepada kelompok PPL terbaik dan artikel individu terbaik dari masing-masing prodi. Penyerahan sertifikat dan uang pembinaan diberikan langsung oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah kepada mahasiswa. Rini, salah satu mahasiswa yang mendapatkan apresiasi menyatakan kesannya selama mengikuti PPL, “Alhamdulillah banyak ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan selama PPL, ternyata menjadi seorang guru tidaklah mudah, kami banyak belajar tentang cara menjadi calon pendidik yang harus menguasai kompetensi seorang guru yaitu kompetensi professional, pedagogic, personal dan social. Kami ucapakan terima kasih kepada para guru pamong dan Bapak Ibu DPL yang senantiasa membimbing kami selama PPL”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan